KONSEP SEGITIGA EPIDEMIOLOGI PDF

Ini merupakan teori dasar yang terkenal sejak disiplin ilmu epidemiologi mulai digunakan di dunia. Dalam bidang epidemiologi terdapat sedikitnya 3 segitiga epidemiologi yang saling terkait satu sama lain yaitu, 1. Hal ini sangat komprehensif dalam memprediksi suatu penyakit. Terjadinya suatu penyakit sangat tergantung dari keseimbangan dan interaksi ke tiganya. AGENT yang disebabkan oleh berbagai unsur seperti unsur biologis yang dikarenakan oleh mikro organisme virus, bakteri, jamur, parasit, protzoa, metazoa, dll , unsur nutrisi karena bahan makanan yang tidak memenuhi standar gizi yang ditentukan, unsur kimiawi yang disebabkan karena bahan dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh sendiri karbon monoksid, obat-obatan, arsen, pestisida, dll , unsur fisika yang disebabkan oleh panas, benturan, dll, serta unsur psikis atau genetik yang terkait dengan heriditer atau keturun.

Author:Shakakree Faegar
Country:Uganda
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):9 April 2009
Pages:34
PDF File Size:9.34 Mb
ePub File Size:7.7 Mb
ISBN:238-7-61542-593-9
Downloads:81899
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kagaran



Definisi 1 Wade Hampton Frost Adalah guru besar epidemiologi di School of Hygiene, mengatakan bahwa epidemiologi adalah pengetahuan tentang fenomena massal mass phenomena penyakit infeksi atau sebagai riwayat alamiah natural history penyakit menular. Di sini tampak bahwa pada waktu itu penekanan perhatian epidemiologi hanya ditujukan kepada masalah penyakit infeksi yang mengenai massa masyarakat.

Kelebihan pengertian ini adalah dengan adanya penekanan pada kelompok penduduk yang memberikan arahan pada distribusi dan metode terkait. Pugh menulis buku Epidemiology; Princples and Methods menyatakan bahwa Epidemiology is the study of the distributions and determinants of disease frequency in man.

Epidemiologi adalah studi tentang penyebaran dan penyebab kejadian penyakit pada manusia dan mengapa terjadi distribusi semacam itu. Friedman Selanjutnya dalam bukunya Primer of Epidemiology menuliskan bahwa Epidemiology is the study of disease occurance in human populations. Batasan ini lebih sederhana dan tampak senapas dengan MacMahon. Ruang lingkup epidemiologi 1 Epidemiologi penyakit menular Sebagai bentuk upaya manusia untuk mengatasi gangguan penyakit menular yang saat ini hasilnya sudah tampak sekali.

Memberikan analisis tentang sifat karakteristik penduduk secara demografi dalam hubungannya dengan masalah kesehatan dalam masyarakat. Juga berperan dalam berbagai aspek kependudukan serta keluarga berencana. Juga digunakan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan dan menyusun perencanaan yang baik. Bentuk pendekatan ini dapat digunakan oleh para perencana pelayanan kesehatan, baik dalam bentuk penilaian hasil suatu kegiatan kesehatan yang bersifat umum maupun sebagai sasaran yang khusus.

Kegunaannya adalah analisis tingkat kesehatan para pekerja serta untuk menilai keadaan dan lingkungan kerja serta penyakit akibat kerja PAK. Pendekatan ini bertujuan untuk menganalisis factor yang berhubungan erat dengan timbulnya masalah gizi masyarakat, baik yang bersifat biologis dan terutama yang berkaitan dengan masalah social. Terhadap masalah kesehatan yang ada, epidemiologi memberikan pendekatan khusus, mulai dari mengidentifikasi sampai mengevaluasi keadaan kesehatan.

Etiologi, berkaitan dengan lingkup kegiatan epidemiologi dalam mengidentifikasi penyebab penyakit dan masalah kesehatan lainnya. Misalnya: etiologi dari malaria adalah parasit dan plasmodium. Efikasi efficacy , berkaitan dengan efek atau daya optimal yang dapay diperoleh dari adanya intervensi kesehatan. Hal ini merupakan kemujaraban teoritis dari suatu obat yang dapat dilakukan dengan melakukan uji klinik clinical trial. Efektivitas effectiveness adalah besarnya hasil yang dapat diperoleh dari suatu tindakan pengobatan atau intervensi dan besarnya perbedaan dari suatu tindakan yang satu dengan lainnya.

Efektivitas ini ditujukan untuk mengetahui efek intervensi atau pelayanan dalam berbagai kondisi lapangan yang sebenarnya yang sangat berbeda-beda. Untuk pengobatan maka hal ini berkaitan dengan kemujaraban praktis, kenyataan khasiat obat di klinik. Efisiensi efficiency adalah sebuah konsep ekonomi yang melihat pengaruh yang dapat diperoleh berdasarkan besarnya biaya yang diberikan. Evaluasi adalah penilaian secara keseluruhan keberhasilan suatu pengobatan atau program kesehatan masyarakat.

Evaluasi melihat dan member nilai keberhasilan program seutuhnya. Edukasi education adalah intervensi berupa peningkatan pengetahuan tentang kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit. Edukasi merupakan salah satu bentuk intervensi andalan kesehatan masyarakat yang perlu diarahkan secara tepat oleh epdemiologi.

Macam epidemiologi Epidemiologi menekankan upaya menerangkan bagaimana distribusi penyakit atau bagaimana berbagai komponen menjadi factor penyebab penyakit tersebut. Untuk mengungkap dan menjawab masalah tersebut, epidemiologi melakukan berbagai cara yang selanjutnya menjadikan epidemiologi dapat dibagi dalam beberapa jenis.

Hasil pekerjaan epidemiologi deskriptif diharapkan mampu menjawab pertanyaan mengenai factor who siapa , where dimana , dan when kapan. Di sini epidemiologi merupakan langkah awal untuk mengetahui adanya masalah kesehatan dengan menjelaskan siapa yang terkena dan di mana serta kapan terjadinya masalah itu.

Factor-faktor ini biasa disebut sebagai variabel epidemiologi atau demografi. Kelompok orang yang potensial atau punya peluang untuk menderita sakit atau mendapatkan risiko, biasanya disebut population at risk populasi berisiko. Factor tempat ini dapat berupa: kota urban dan desa rural ; pantai dan pegunungan; daerah pertanian, industry, tempat bermukim atau kerja.

Factor waktu ini dapat berupa jam, hari, minggu, bulan, dan tahun; musim hujan dan musim kering. Di sini diharapkan epidemiologi mamapu menjawab pertanyaan kenapa why atau apa penyebab terjadinya masalah itu. Misalnya kalau rokok dianggap sebagai penyebab kanker paru maka perlu dilakukan eksperimen jika rokok dikurangi maka kanker paru akan menurun, ataupun sebaliknya. Eksperimen epidemiologi dapat juga dilakukan di laboratorium, tetapi disesuaikan dengan masalah komuniti yang dihadapinya, sehingga ekperimen epidemiologi sewajarnya dilakukan di komuniti.

Untuk itu, mislanya, pembuktian peranan rokok terhadap kanker paru dilakukan dengan melakukan intervensi pengurangan rokok dalam kehidupan masyarakat dan melihat apakah memang terjadi penurunan kanker paru. Peraturan pelarangan merokok ditandai menurunnya jumlah perokok dan diikuti dengan menurunnya kanker paru akan membuktikan bahwa rokoklah yang menjadi penyebab kanker paru. Bentuk ekperimental lain yang sering dilakukan adalah berkaitan dengan pengaruh intervensi penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan tentang suatu masalah.

Ketiga jenis epidemiologi ini tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya, saling berkaitan dan mempunyai peranan masing-masing sesuai tingkat kedalaman pendekatan epidemiologi yang dihadapi.

Secara umum dapat dikatakan bahwa pengungkapan dan pemecahan masalah epidemiologi dimulai dengan epidemiologi dekriptif, lalu diperdalam dengan epidemiologi analitik dan disusul dengan melakukan epidemiologi eksperimen. Kegunaan epidemiologi Bagi seorang tenaga kesehatan, khususnya bidan, yang akan diterjunkan ke masyarakat hendaknya memahami tujuan dan manfaat ilmu epidemiologi bagi kesehatan masyarakat, khusunya ibu dan anak. Tujuan dan manfaat tersebut antara lain diuraikan di bawah ini.

Ukuran-ukuran epidemiologi Ada tiga macam ukuran yang digunakan dalam epidemiologi, yaitu: a. Ukuran frekuensi penyakit: mengukur kejadian penyakit, cacat, atau kematian pada populasi. Ukuran ini merupakan dasar dari epidemiologi deskriptif. Frekuensi kejadian yang diamati diukur menggunakan prevalens dan insidens. Ukuran dari akibat pemaparan: Mengukur keeratan hubungan statistic antara factor tertentu dan kejadian penyakit yang diduga merupakan akibat pemaparan tersebut.

Hubungan antara pemaparan dan akibat diukur menggunakan relative risk atau odds ratio. Ukuran dari potensi dampak: Menggambarkan kontribusi dari factor yang diteliti terhadap kejadian suatu penyakit dalam populasi tertentu. Ukuran yang digunakan dalam attributable risk percent dan population attributable risk.

Ukuran ini berguna untuk meramalkan efficacy atau effectiveness suatu pengobatan dan strategi intervensi pada populasi tertentu. Sebelum membahas ukuran frekuensi penyakit sebaiknya dipahami terlebih dahulu ukuran dasar dari epidemiologi. Ada 2 komponen ukuran dasar yaitu: a. Pembilang nominator X: frekuensi atau jumlah kasus yang diamati subjek pengamatan yang mengalami kejadian atau akibat yang tidak diinginkan. Penyebut denominator Y: jumlah populasi yang berisiko, yaitu sekelompok individu yang mempunyai peluang untuk mengalami kasus yang diamati.

Proporsi Distribusi proporsi adalah suatu persen yakni, proporsi dari jumlah peristiwa-peristiwa dalam kelompok data yang mengenai masing- masing kategori atau subsekelompok dari kelompok itu. Tetapi biasanya hal ini tidak terjadi.

Interpretasi dari proporsi adalah: dari jumlah frekuensi di mana suatu jenis peristiwa tertentu terjadi, kejadiannya dinyatakan dalam persen dari berbagai subkelompok utama. Rasio Rasio adalah suatu pernyataan frekuensi nisbi kejadian suatu peristiwa terhadap peristiwa lainnya. Misalnya, jumlah anak sekolah kelas 6 yang telah diimunisasi dibandingkan dengan jumlah anak sekolah kelas 6 yang tidak diimunisasi pada sekolah tertentu.

Rasio dapat dihitung untuk angka hanya sebagai banyaknya peristiwa. Umumnya nilai x dan y dibagi oleh nilai x maupun nilai y sehingga salah satu nomor dalam ratio menjadi sama dengan 1,0. Misalnya, jika suatu kelompok 20 orang menderita penyakit tertentu dan 2 mati karenanya maka rasio terhadap kematian lebih tepat dinyatakan bukan , tetapi angka ini dibagi 2 menjadi 10 kasus:1 mati. Interpretasinya adalah bahwa pada episode ini dalam 10 kasus ada 1 orang yang mati atau 10 kali banyaknya kasus dari kematian.

Nilai rate mengukur kemungkinan kejadian dalam populasi terhdap beberapa peristiwa tertentu misalnya kasus atau mati karena penyakit infeksi. Dalam contoh angka, rumusnya menjawab pertanyaan: Jika sejumlah X kasus penyakit atau kematian terjadi dlaam populasi yang besarnya Y, berapa banyak yang diharapkan terjadi dalam populasi yang besarnya k?

Angka Kematian Umum 1. Angka kematian kasar Angka kematian kausa-khusus Angka kematian umum khusus Angka kematian proporsional 5. Angka Morbiditas 1. Insidensi Point prevalence Angka Maternas dan Bayi 1. Maternal Mortality Rate Angka Kematian Bayi kelahiran hidup 3. Angka Kematian Neonatal kelahiran hidup 4. Istilah dalam epidemiologi Agen Suatu kesatuan biologi, fisik dan kimiawi yang menyebabkan penyakit Antibodi Suatu globulin yang terdapat dalam cairan jaringan dan serum darah, diproduksi sebagai reaksi atas rangsangan suatu antigen spesifik dan mempunyai kemampuan untuk bergabung dengan antigen tersebut untuk menetralisir atau memusnahkannya.

Antigen Bagian atau produk dari suatu agen biologi yang mampu merangsang formasi antibody spesifik Antigenisitas Kemampuan agen untuk memproduksi reaksi imunologis sistemik atau local dalam diri seorang penjamu. Pandemic Epidemic yang luas, mengenai beberapa Negara atau kontinen. Sporadic Jarang terjadi, terjadi sekali-sekali, tidak tersebar luas.

Patogenitas Kemampuan untuk menimbulkan perubahan patologis atau menimbulkan penyakit. Virulensi Derajat patogenitas suatu mikroorganisme, diukur dengan derajat kecepatan menimbulkan penyakit atau fatalitas. Infektivitas Daya kuman menyebabkan infeksi Vector Organism yang tidak menyebabkan penyakit tapi menyebarkannya dengan membawa patogen dari satu inang ke yang lain. Reservoir Setiap orang, binatang, serangga, tanaman, tanah atau zat lain di mana agen infektif biasanya hidup dan berkembang biak.

Agen menular tergantung pada reservoir untuk kelangsungan hidupnya. Insidensi Kasus baru yang muncul dari suatu populasi penduduk tertentu Prevalensi Seberapa sering suatu penyakit atau kondisi terjadi pada sekelompok orang. Prevalensi dihitung dengan membagi jumlah orang yang memiliki penyakit atau kondisi dengan jumlah total orang dalam kelompok.

Rajab, Wahyudin. Buku Ajar Epidemiologi untuk mahasiswa kebidanan. Jakarta: EGC. Bustam, M. Pengantar Epidemiologi edisi revisi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

CHOUROUK JOURNAL ALGERIEN PDF

KONSEP DASAR EPIDEMIOLOGI PENYAKIT

Triad epidemiologiterdiridariagen, pejamudanlingkungan. Ketigafaktorinisalingterkaitdanbersinergisatusama lain. Ketikasalahsatudimensitidakseimbang, misalketikaimunitaspejamurentanataulingkungancuacaberubah, ataujumlahsumberpenyakitbertambah, akanmenyebabkanketidakseimbangankesehatanseseorang yang akanmenyebabkansakit. Gambar 3. KeadaanberpenyakitdisebabkanketidakseimbangansegitigaepidemiologipadakondisiA agenberta mbah , B kondisipejamurentan , C dan D Ketidaseimbangannkarenaperubahanlingkungan Sehinggapencegahan pun dilakukandarifase primer sebelumterjadinayapenyakit, sepertipromosikesehatan, olahraga, danimunisasi. Lalupencegahansekunderdimanadiagnosapadapenyakit yang adauntukmengurangikeparahandankomplikasi, meliputipengobatan, tindakanmedis, dan screening.

GE SITEPRO PDF

Karakteristik Segitiga Utama

Prosesnya diawali dari keadaan keterpaparan dan penjamu harus dalam keadaan kerentanan sehingga dapat memproses sakit. Melalui proses yang didahului oleh keterpaparan terhadap suatu unsur tertentu serta host dalam kondisi kerentanan tertentu untuk menjadi sakit. Keterpaparan Suatu keadaan dimana host berada pada pengaruh atau berinteraksi dengan unsur penyebab primer maupun sekunder atau dengan unsur lingkungan yang dapat mendorong proses terjadinya penyakit. Segitiga Epidemologi Segitiga epidemiologi merupakan konsep dasar epidemiologi yang memberi gambaran tentang hubungan antara tiga faktor yg berperan dalam terjadinya penyakit dan masalah kesehatan lainnya Segitiga epidemiologi merupakan interaksi antara Host penjamu , Agent penyebab dan Environment lingkungan Segitiga Epidemiologi Interaksi Host, Agent, dan Lingkungan 1. Proses Terjadinya Penyakit Gejala penyakit yang timbul merupakan suatu tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada badan kita. Gejala itu ada yang dapat dilihat, dirasa, dicium, atau diukur. Apabila tingkat kesakitan dalam suatu populasi penduduk diketahui, maka kita perlu membedakan antara populasi yang mempunyai dan tidak mempunyai penyakit yang spesifik.

HUNDEGGER K1 PDF

KONSEP DASAR EPIDEMOLOGI

Definisi 1 Wade Hampton Frost Adalah guru besar epidemiologi di School of Hygiene, mengatakan bahwa epidemiologi adalah pengetahuan tentang fenomena massal mass phenomena penyakit infeksi atau sebagai riwayat alamiah natural history penyakit menular. Di sini tampak bahwa pada waktu itu penekanan perhatian epidemiologi hanya ditujukan kepada masalah penyakit infeksi yang mengenai massa masyarakat. Kelebihan pengertian ini adalah dengan adanya penekanan pada kelompok penduduk yang memberikan arahan pada distribusi dan metode terkait. Pugh menulis buku Epidemiology; Princples and Methods menyatakan bahwa Epidemiology is the study of the distributions and determinants of disease frequency in man. Epidemiologi adalah studi tentang penyebaran dan penyebab kejadian penyakit pada manusia dan mengapa terjadi distribusi semacam itu.

Related Articles