ASKEP SYOK SEPTIK PDF

Jenis Syok 1. Syok Hypovolemik Syok hipovolemik merujuk keada suatu keadaan di mana terjadi kehilangan cairan tubuh dengan cepat sehingga terjadinya multiple organ failure akibat perfusi yang tidak adekuat. Syok hipovolemik ini paling sering timbul setelah terjadi perdarahan hebat syok hemoragik. Perdarahan eksternal akut akibat trauma tembus dan perdarahan hebat akibat kelianan gastrointestinal merupakan 2 penyebab syok hemoragik yang paling sering ditemukan.

Author:Sale Zulkizshura
Country:Algeria
Language:English (Spanish)
Genre:Art
Published (Last):26 July 2011
Pages:420
PDF File Size:2.45 Mb
ePub File Size:12.78 Mb
ISBN:346-9-90701-922-3
Downloads:68153
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kalkis



Kolaborasi berikan terapi oksigen dengan benar sesuai kondisi klien. Kolaborasi berikan obat kortikosteroid. Peningkatan upaya pernapasan dapat menunjukkan derajat hipoksemia dan berguna dalam evaluasi derajat distres pernapasan. Karena obstruksi jalan napas dapat mempengaruhi ventilasi dan mengganggu pertukaran gas.

Sebab hipoksemia sistemik dapat ditunjukkan pertama kali oleh gelisah dan peka rangsang kemudian oleh penurunan mental progresif. Tujuan terapi oksigen adalah mempertahankan PaO2 diatas 60 mm Hg, oksigen diberikan dengan metode pengiriman yang tepat sesuai toleransi klien. Pertahankan suhu lingkungan dan kehangatan tubuh. Beri posisi dengan kaki lebih tinggi dari kepala. Mencegah vasokontriksi, membantu dalam mempertahankan sirkulasi dan perfusi Merupakan indikator dari volume sirkulasi.

Untuk menurunkan pembengkakan jaringan dan pengosongan cepat vena superfisial dan tibial, meningkatkan aliran balik vena. Evaluasi frekwensi napas dan kedalaman, catat upaya pernapasan. Auskultasi bunyi napas dan catat adanya bunyi napas tambahan. Kolaborasi berikan oksigen sesuai indikasi. Berikan obat brokodilator seperti B agonis : epineprin adrenalin , aminofilin. Kecepatan napas biasanya meningkat, kedalaman pernapasan tergantung derajat gagal napas.

Menunjukkan adanya gangguan proses difusi gas dan gangguan akan mengarah pada komplikasi pernapasan. Memaksimalkan bernapas dan membantu memenuhi kebutuhan. Untuk merilekskan otot halus dan menurunkan spasme jalan napas, mengi dan menguramgi produksi mukosa. Kaji tingkat dan intensitas nyeri. Berikan susu biasa dan norit. Kolaborasi berikan antasida.

Penting untuk mengevaluasi tingkat iritasi pada gastrik. Untuk menurunkan sekresi gaster dan menyerap racun. Observasi terjadinya penyimpangan kondisi seperti peningkatan pernapasan, kesulitan bernapas. Awasi dengan ketat setiap perubahan kondisi klien.

Siapkan untuk pemindahan ke unit perawatan kritis bila diindikasikan. Pemahaman tentang masalah pernapasan penting untuk perawatan pasien seperti kebutuhan ventilasi dan tipe paling tepat dukungan ventilator. Sehingga dapat diambil tindakan yang cepat dan tepat apabila terjadi sesuatu yang mengancam. Kurangi rangsangan pusat muntah. Kolaborasi berikan obat sesuai indikasi : ranitidin. Penting untuk mengidentifikasi dan menentukan derajat kemampuan pencernaan. Untuk mengurangi ketidaknyamanan yang berhubungan dengan mual dan muntah.

Penghambat histamin H2 menurunkan produksi asam gaster. Kaji faktor penyebab dan penunjang. Anjurkan untuk tidak menggaruk- garuk kulit. Cegah panas yang berlebih dengan menggunakan suhu ruangan yang dingin dan cegah penggunaan pakaian yang berlapis. Kolaborasi berikan obat antihistamin sesuai indikasi. Untuk menghilangkan rasa gatal. Identifikasi faktor penyebab Kaji integritas kulit gangguan warna, hangat lokal, eritema.

Pertahankan linen kering, bebas keriput. Sehingga dapat ditentukan intervensi selanjutnya. Kondisi kulit dipengaruhi oleh sirkulasi, nutrisi. Jaringan dapat menjadi rapuh dan cenderung untuk infeksi dan rusak. Untuk menurunkan iritasi dan resiko kerusakan kulit lebih lanjut. Untuk melicinkan kulit dan menurunkan rasa gatal. Evaluasi 1. Klien menunjukkan ventilasi adekuat dan adanya perbaikan, tidak ada gejala distres pernapasan.

Perfusi jaringan adekuat kulit tidak pucat, akral hangat. Klien menunjukkan pola napas efektif dengan frekwensi dan kedalaman dalam rentang normal. Klien memperlihatkan berkurangnya rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Masalah terhadap penghentian pernapasan tidak terjadi. Klien melaporkan adanya mual dan muntah yang menurun. Klien mengungkapkan penurunan terjadinya pruritus.

EL ERIAL CONSTANCIO VIGIL PDF

ASKEP Sepsis dan Septic Shock FIX Oke

Shock juga didefinisikan sebagai gangguan sirkulasi yang mengakibatkan penurunan kritis perfusi jaringan vital atau menurunnya volume darah yang bersirkulasi secara efektif. Apabila sel tidak dapat menghasilkan energi secara adekuat, maka sel tidak akan berfungsi dengan baik sehingga pada gilirannya akan menimbulkan disfungsi dan kegagalan berbagai organ, akhirnya dapat menimbulkan kematian. Syok Neorugenik Pada syok neurogenik, vasodilatasi terjadi sebagai akibat kehilangan tonus simpatis. Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera medula spinalis, anastesi spinal, dan kerusakan sistem saraf. Syok ini juga dapat terjadi sebagai akibat kerja obat-obat depresan atau kekurangan glukosa misalnya : reaksi insulin atau syok. Syok neurogenik spinal ditandai dengan kulit kering, hangat dan bukan dingin, lembab seperti terjadi pada syok hipovolemik. Tanda lainnya adalah bradikardi.

GEMFIRE TUTORIAL PDF

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN SYOK SEPSIS

Pengukuran tambahan. Pemantauan sensorium, jumlah urine, dan suhu kulit. Penatalaksanaan Mansjoer, Pasien diletakkan dalam posisi Trendelenburg atau telentang dengan kaki ditinggikan. Untuk syok yang tidak terdiagnosis : 1.

LAMBE WHITMAN MECANICA SUELOS PDF

Latar Belakang Syok sepsis merupakan bentuk paling umum syok distributive yang disebabkan oleh infeksi yang menyebar luas dan suatu masalah klinis yang kompleks yang sering terjadi pada pasien dengan kondisi yang kritis. Angka tingkat mortalitas yang tinggi ini mengharuskan pengenalan cepat serta tindakan dini. Perawat di unit keperawatan kritis, dengan pemahaman yang cermat mengenai sepsis dan syok sepsis, dapat memainkan peranan yang penting dalam mendeteksi dan penatalaksanaan klinis dari pasien- pasien tersebut. Sepsis seringkali didefinisikan sebagai adanya mikroorganisme pathogenic atau toksinnya di dalam aliran darah. Istilah sindrom sepsis didefinisikan sebagai renspon sistemik terhadap sepsis, diwujudkan sebagai takikardia, demam atau hipotermia, takipnea dan merupakan tanda dari perfusi organ yang tidak mencukupi. Tanda dari perfusi organ yang tidak mencukupi termasuk juga adanya penurunan status mental, hipoksemia, penurunan haluaran urine atau peningkatan serum laktat.

BIBLIA BRIT XADASHA JUDIA ORTODOXA PDF

Share to Twitter Laki-Laki usia 25 tahun, baru saja menjalani operasi usus buntu. Dia saat ini berada di ruang pemulihan saat perawat yang ditugaskan kepadanya menyadari bahwa tanda vitalnya tidak berjalan dengan baik. Detak jantungnya meningkat, namun tekanan darahnya menurun. Pernapasannya cepat dan output urinenya selama satu jam terakhir hanya 15 mL. Dia didiagnosis oleh dokter syok septik. Definisi Salah satu jenis kejutan penyakit pada peredaran darah yang paling umum dan kejadian penyakit ini terus meningkat meski teknologi terus berkembang dengan baik. Hal ini diwujudkan oleh dua atau lebih kriteria SIRS Systemic Inflammatory Response Syndrome sebagai konsekuensi infeksi yang didokumentasikan atau diduga.

Related Articles