BUSINESS RESEARCH METHOD BY UMA SEKARAN PDF

Taukora The new 7th edition of this title considers these challenges and has evolved to offer a blended learning approach. Request permission to reuse content from this site. Uma SekaranRoger Bougie. My library Help Advanced Book Search. The chapters on scientific investigation, the broad problem area and defining the problem statement, measurement of variables, experimental designs, sampling, and quantitative data analysis have all been substantially revised. Research Methods For Business: A Skill Building Approach, 7th Edition An innovative approach combines the face-to-face classroom methods of the instructor with computer-based activities, assignments, and assessments enable students to study what they want, when they want, at their own pace, anywhere they have access to the internet.

Author:Vozragore Douk
Country:Bulgaria
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):18 November 2013
Pages:449
PDF File Size:2.17 Mb
ePub File Size:19.39 Mb
ISBN:919-8-22795-567-5
Downloads:19655
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mat



Intinya, penelitian memberikan informasi yang cliperlukan untuk memandu manajer mengambil keputusan yang terinfomasi agar bisa memecahkan masalah secara sukses. Informasi yang diperoleh bisa berasal dari analisis mendalam terhadap yang dikumpulkan dari tangan pertama, atau data yang telah tersedia dalam perusahaan, industri, archive, dan seterusnya.

Data bisa kuantitatif yang umumnya diperoleh melalui pertanyaan terstruktur atau kualitatif yang dihasilkan dari jawahan yang luas terhadap pertanyaan spesifik dalam wawancara, atau dari respons terhadap pertanyaan terbuka dalam kuesioner, lewat observasi, atau dari informasi dari berbagai sumber yang telah ada sebelumnya. Dalam bisnis, penelitian terutama dilakukan untuk memecahkan isu-isu problematik dalam, atau saling terkait di antara bidang akuntansi, keuangan, manajemen, dan pemasaran.

Dalam Akuntansi Accounting , sistem, praktik, dan prosedur kendali anggaran sering diperiksa. Dalam Keuangan Finance , operasi institusi keuangan, rasio keuangan optimum, merger dan akuisisi, leveraged buyout, keuangan antar perusahaan, pendapatan hipotek, perilaku pasar saham, dan semacamnya, menjadi fokus investigasi. Penelitian Manajemen Management bisa mencakup studi sikap dan perilaku karyawan, manajemen sumber daya manusia, pengaruh peruhahan demografis terhadap praktik manajemen, manajemen operasi produksi, formulasi strategi, sistem informasi, dan semacamnya.

Penelitian Pemasaran Marketing dapat meliputi isu-isu yang berkaitan dengan citra produk, iklan, promosi penjualan, distribusi, pengemasan, harga, layanan pumajual, preferensi konsumen, pengembangan produk baru, dan aspek pemasaran lainnya. Yang satu adalah untuk memecahkan masalah mutakhir yang dihadapi oleh manager dalam konteks pekerjaan, yang menuntut solusi tepat waktu.

Misalnya, sebuah produk tertentu mungkin tidak laku dan manajer harus menemukan alasan di balik hal tersebut dalam rangka mengambil tindakan perbaikan. Penelitian semacam itu disebut penelitian terapan applied research.

Yang lain adalah untuk menghasilkan pokok pengetahuan dengan berusaha memahami bagaimana masalah tertentu yang terjadi dalam organisasi dapat diselesaikan. Ini disebut penelitian dasar basic research. Sangat mungkin bahwa sejumlah organisasi di kemudian hari menerapkan pengeratuan yang diperoleh melalui temuan dan penelitian dasar semacam itu untuk memecahkan masalah mereka sendiri.

Misalnya, seorang profesor universitas mungkin tertarik untuk menyelidiki faktor-faktor yang menyebabkan absensi, semata-mata sebagai minat akademik. Setelah mengumpulkan informasi tentang topik ini dari beberapa institusi dan menganalisis data, profesor tersebut mungkin menemukan faktor seperti jam kerja yang tidak fleksibel, pelatihan karyawan yang tidak memadai, dan moral yang rendah sebagai hal-hal yang memengaruhi absensi. Belakangan, seorang manajer yang menghadapi absensi karyawan dalam organisasinya dapat menggunakan informasi tersebut untuk menentukan jika faktor-faktor tersebut relevan dengan kondisi kerja di perusahaannya.

Dengan demikian, penelitian yang dilakukan dengan maksud menerapkan hasil temuan untuk memecahkan masalah spesifik yang sedang dialami dalam perusahaan disebut penelitian terapan applied research. Penelitian yang terutama dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap masalah tertentu yang kerap terjadi dalam konteks organisasi dan mencari metode untuk memecahkannya disebut penelitian dasar atau fundamental basic or fundamental research.

Hal tersebut juga dikenal sebagai penelitian mumi pure research. Penemuan dari penelitian semacam itu berkontribusi terhadap pengembangan pengetahuan dalam berbagai bidang fungsional bisnis. Pengetahuan seperti itu biasanya belakangan diterapkan dalam konteks pemecahan masalah organisasi. Meskipun Kita mungkin tidak melakukan penelitian apa pun sendiri sebagai seorang manajer, Kita perlu memahami, memperkirakan, dan mengendalikan peristiwa yang merugikan organisasi.

Misalnya, sebuah produk yang baru dikembangkan mungkin tidak dapat "diluncurkan," atau suatu investasi keuangan mungkin tidak dapat "dibayar" seperti yang diharapkan. Kecuali hal ini dilakukan, adalah tidak mungkin untuk memperkirakan masa depan produk atau prospek investasi tersebut, dan bagaimana bencana besar di masa depan dapat dikendalikan. Penguasaan terhadap metode penelitian dapat membuat manajer mampu untuk memahami, memperkirakan, dan mengendalikan lingkungan mereka.

Sebuah pikiran yang mungkin terlintas dalam benak Kita adalah bahwa, karena Kita mungkin akan menugaskan peneliti untuk memecahkan masalah dan bukan melakukan sendiri penelitian, tidak ada gunanya untuk bersusah-payah mempelajari penelitian.

Alasan tersebut menjadi jelas jika seseorang mempertimbangkan konsekuensi kegagalan ketika melakukan hal tersebut. Dengan kerumitan organisasi modem yang belum pemah ada sebelumnya, dan ketidakpastian lingkungan yang mereka hadapi, manajemen sistem organisasi telah menjadi sebuah ,masalah konstan dalam dunia kerja.

Hal tersebut dapat membantu jika manajer dapat merasakan, menentukan, dan menangani masalah sebelum segatanya tidak dapat diatasi. Pengetahuan mengenai penelitian dan proses pemecahan masalah menolong manajer mengenali situasi masalah sebelum hal tersebut terjadi di luar kendali.

Meskipun masalah kecil bisa diselesaikan oleh manajer, masalah besar menuntut kehadiran peneliti atau konsultan luar. Manajer yang memahami penelitian dapat berinteraksi secara efektif dengan mereka. Pengetahuan mengenai proses penelitian, desain, dan interpretasi data juga membantu manajer untuk membedakan penerima temuan penelitian yang ditampilkan dan untuk menentukan apakah solusi yang direkomendasikan tepat untuk dililpatartakan atau tidak.

Alasan lain mengapa manajer profesional saat ini perlu mengetahui tentang metode penelitian adalah bahwa mereka akan menjadi lebih mampu membedakan ketika menyaring sebaran informasi dalam jumal-jumal bisnis. Beberapa artikel jumal lebih ilmiah dan objektif dibanding iainnya. Bahkan di antara artikel ilmiah, beberapa lebih tepat untuk diaplikasi atau diadaptasi oleh organisasi dan situasi tertentu dibanding lainnya.

Inilah fungsi desain sampling, jenis organisasi yang dipelajari, dan faktor lain yang dilaporkan dalam artikel jumal. Kecuali jika manajer mampu memahami sepenuhnya apa yang publikasi penelitian empiris benar-benar ungkapkan, mereka bisa keliru dalam menggabungkan beberapa saran yang publikasi semacam itu tawarkan.

Dengan bukti yang sama, manajer dapat sukses menangani masalah mereka sendiri dengan penghematan besar biaya dan mempelajari hasil dari publikasi penelitian yang "baik" yang menampilkan isu-isu serupa.

Masih ada beberapa alasan lain mengapa manajer profesional sebaiknya memahami penelitian dan metode penelitian dalam bisnis : Pengetahuan tersebut mempertajam kepekaan manajer terhadap banyak sekali variabel yang berhubungan dalam suatu situasi dan terus mengingatkan mereka tentang multikausalitas dan multifinaiitas fenomena, sehingga menjauhkan dugaan yang tidak tepat dan simplistik mengenai satu variabel yang "menyebabkan" variabel lain.

Jika manajer memahami laporan penelitian terkait organisasi mereka yang disusun oleh profesional, mereka akan diperlengkapi untuk menentukan risiko secara cerdas, ilmiah, dan penuh perhitungan dengan pengetahuan tentang probabilitas kesuksesan atau kegagalan keputusan mereka. Penelitian kemudian menjadi alat pengambilan keputusan yang berguna dibandingkan banyak sekali informasi statistik yang tidak terpahami.

Karena manajer menjadi lebih memahami tentang investigasi ilmiah, kepentingan pribadi di dalam atau luar organisasi pun tidak akan berlaku. Misalnya, sebuah kelompok penelitian intemal dalam organisasi tidak akan mampu menyimpangkan-informasi atau memanipulasi temuan untuk kepentingan mereka sendiri jika manajer menyadari bias yang dapat menyusup ke dalam penelitian dan mengetahui bagaimana data dianalisis dan diinterpretasi.

Pengetahuan tentang penelitian menolong manajer mengaitkan dan membagikan informasi terkait dengan peneliti atau konsultan yang disewa untuk memecahkan masalah. Singkat kata, memahami penelitian dan metode penelitian membantu manajer profesional untuk: Mengenali dan secara efektif memecahkan masalah kecil dalam konteks pekerjaan. Mengetahui bagaimana membedakan penelitian yang baik dan yang buruk. Menghargai dan terus-menerus menyadari berbagai pengaruh dan efek dari faktor-faktor terkait dalam suatu situasi.

Memperhitungkan risiko dalarri pengambilan keputusan, mengetahui sepenuhnya probabilitas yang terkait dengan kemungkinan keluaran outcome yang berbeda. Mencegah kepentingan pribadi yang mungkin memengaruhi situasi. Berhubungan dengan peneliti dan konsultan yang. Menggabungkan pengalaman dengan pengetahuan ilmiah ketika mengambil keputusan. Departemen tersebut berperan sebagai konsultan intemal untuk subunit dalam organisasi yang menghadapi masalah tertentu dan memerlukan bantuan.

Unit semacam ini dalam organisasi, jika eksis, akan mempunyai beberapa kegunaan, dan memperoleh bantuannya akan lebih menguntungkan di bawah sejumlah situasi, teLapi tidak dalam situasi lainnya.

Manajer sering harus memutuskan apakah menggunakan peneliti intemal atau ekstemal. Untuk mencapai keputusan, manajer harus menyadari kekuatan dan kelemahan keduanya, dan menimbang keuntungan dan kerugian menggunakan salah satunya, berdasarkan kebutuhan situasi. Beberapa keuntungan dan kerugian tim intemal dan ekstemal akan dibahas berikut ini.

Tim akan memerlukan lebih sedikit waktu untuk memahami struktur, filosofi dan suasana, serta fungsi dan sistem kerja organisasi. Mereka akan dapat melaksanakan rekomendasi setelah temuan penelitian diterima. Hal ini sangat penting karena setiap "gangguan" dalam implementasi rekomendasi dapat disingkirkan dengan bantuan mereka.

Mereka juga dapat mengevaluasi efektivitas perubahan, dan memperhitungkan perubahan lebih lanjut, jika, dan ketika diperlukan. Tim intemal mungkin menelan jauh lebih sedikit biaya dibanding tim ekstemal untuk departemen yang memerlukan bantuan dalam pemecahan masalah, sebab mereka hanya membutuhkan sedikit waktu untuk memahami sistem karena keterlibatan mereka yang terus-menerus dengan berbagai unit dalam organisasi.

Untuk masalah yang tidak terlalu rumit, tim intemal adalah ideal. Empat hal yang paling kritis adalah : Dalam konteks masa kerja mereka yang panjang sebagai konsultan intemal, tim intemal sangat mungkin jatuh ke dalam cara pandang stereotip dalam melihat organisasi dan masalahnya. Hal tersebut akan menghalangi ide dan perspektif segar yang mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah. Hal tersebut jelas sekali akan menjadi rintangan bagi situasi ketika isu-isu berat dan masalah kompleks harus-diinvestigasi.

Ada keleluasaan bagi koalisi kekuasaan tertentu dalam organisasi untuk memengaruhi tim intemal menyembunyikan, menyimpangkan, atau mengubah fakta tertentu.

Dengan kata lain, kepentingan pribadi tertentu dapat mendominasi, terutama untuk mendapatkan porsi yang cukup besar dari sedikit sumber daya yang tersedia. Terdapat kemungkinan bahwa, bahkan tim penelitian intemal yang paling berkualifikasi tinggi tidak dianggap sebagai "pakar" oleh staf dan. Bias organisasi tertentu terhadap tim penelitian intemal dalam beberapa hal dapat membuat temuan menjadi kurang objektif dan sebagai konsekuensinya kurang ilmiah.

Tetapi, keuntungan dan kerugian tim ekstemal bisa disoroti. Keuntungan Konsultan Ekstemal Keuntungan tim ekstemal adalah: Tim ekstemal dapat menerapkan kekayaan pengalaman yang diperoleh dari bekerja dengan berbagai tipe organisasi yang.

Keluasan pengalaman akan membuat mereka mampu untuk berpikir, baik secara divergen atau konvergen, dan menghindari ketergesaan menuju solusi instan berdasarkan fakta yang tampak dalam situasi. Mereka akan mampu mempertimbangkan beberapa cara altematif untuk melihat masalah karena pengalaman pemecahan masalah yang luas dalam berbagai konteks organisasi lain. Karena menelaah situasi dari beberapa sudut dan perspektif yang mungkin secara divergen , mereka dapat secara kritis menilai masing-masing, membuang pilihan dan altematif yang kurang sesuai, dan fokus pada solusi spesifik yang layak berpikir secara konvergen.

Karena keusangan pengetahuan merupakan ancaman nyata dalam bidang konsultan, institusi penelitian ekstemal menjamin bahwa anggota mereka memperoleh inovasi terbaru melalui program pelatihan yang dikelola secara periodik. Tingkat di mana anggota tim intemal tetap mengikuti teknik pemecahan masalah terbaru mungkin sangat dipertimbangkan oleh organisasi.

Kerugian Konsultan Ekstemal Kerugian utama dalam menyewa tim penelitian ekstemal adalah sebagai berikut: Biaya sewa tim penelitian ekstemal biasanya mahal dan cenderung dihindari, kecuali jika masalah sangat kritis. Selain waktu banyak yang tim ekstemal perlukan untuk memahami organisasi yang akan diteliti, mereka jarang memperoleh sambutan hangat, pun tidak dengan serta merta diterima oleh karyawan. Departemen dan orang yang akan terpengaruh oleh studi penelitian mungkin menganggap tim studi sebagai ancaman dan menentang mereka.

Karena itu, meminta dukungan karyawan dan memperoleh kerjasama mereka dalam studi adalah sedikit lebih sulit dan memakan waktu bagi peneliti ekstemal dibanding tim intemal.

Sambil mengingat keuntungan dan kerugian tim peneliti intemal dan ekstemal, manajer yang menginginkan jasa penelitian harus menimbang pro dan kontra dalam menggunakan salah satunya sebelum membuat keputusan. Bila masalah sangat rumit, atau jika ada. Tetapi, jika masalah yang terjadi cukup sederhana, jika waktu menjadi penentu dalam pemecahan masalah yang cukup rumit, atau bila perluasan sistem diperlukan untuk membuat prosedur dan kebijakan yang bersifat rutin, tim intemal mungkin akan menjadi pilihan yang lebih baik.

Pengetahuan tentang metode penelitian dan pengertian akan perbandingan keuntungan dan kerugian tim intemal dan ekstemal menolong manajer membuat keputusan mengenai bagaimana menangani masalah dan menentukan apakah peneliti intemal atau ekstemal yang merupakan pilihan tepat untuk menginvestigasi dan memecahkan masalah. Kode etik berlaku bagi organisasi dan anggota yang mensponsori penelitian, peneliti yang melakukan penelitian, dan responden yang memberikan data yang diperlukan.

Ketaatan terhadap etika dimulai dengan orang yang mengadakan penelitian, yang harus melakukannya dengan sungguh-sungguh, memerhatikan indikasi basil penelitian, melepaskan ego, dan merigejar kepentingan organisasi alih-alih diri sendiri.

Kode etik juga harus dicerminkan dalam perilaku peneliti yang melakukan investigasi, partisipan yang memberikan data, analis yang memberikan basil, dan seluruh tim penelitian yang menyajikan interpretasi hasil dan menyarankan solusi altematif.

Ada jumal bisnis seperti Joumal of Business Ethics dan Business Ethics Quarterly yang terutama ditujukan untuk isu etika dalam bisnis. American Psychological Association telah Menyusun pedoman tertentu untuk melakukan penelitian; memastikan bahwa penelitian organisasi dilakukan dengan cara yang etis dan kepentingan semua orang dinaungi.

BAB 2 Ciri atau karakteristik utama penelitian ilmiah dapat didaftarkan sebagai berikut: Tujuan jelas.

ASTM D3921 PDF

Uma Sekaran (Solution Manual)

Intinya, penelitian memberikan informasi yang cliperlukan untuk memandu manajer mengambil keputusan yang terinfomasi agar bisa memecahkan masalah secara sukses. Informasi yang diperoleh bisa berasal dari analisis mendalam terhadap yang dikumpulkan dari tangan pertama, atau data yang telah tersedia dalam perusahaan, industri, archive, dan seterusnya. Data bisa kuantitatif yang umumnya diperoleh melalui pertanyaan terstruktur atau kualitatif yang dihasilkan dari jawahan yang luas terhadap pertanyaan spesifik dalam wawancara, atau dari respons terhadap pertanyaan terbuka dalam kuesioner, lewat observasi, atau dari informasi dari berbagai sumber yang telah ada sebelumnya. Dalam bisnis, penelitian terutama dilakukan untuk memecahkan isu-isu problematik dalam, atau saling terkait di antara bidang akuntansi, keuangan, manajemen, dan pemasaran.

IAEA BSS 115 PDF

business-research-methods-uma-sekaran-6th-edition.pdf

.

Related Articles