ALIRAN MATURIDIYAH PDF

Razali, Lc. Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Dr. MA dosen pengampu mata kuliah Theologi Islam. Kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna dan masih banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat kami nantikan.

Author:Meztizil Tojamuro
Country:Tanzania
Language:English (Spanish)
Genre:Health and Food
Published (Last):8 February 2015
Pages:212
PDF File Size:8.52 Mb
ePub File Size:6.19 Mb
ISBN:825-7-26258-861-9
Downloads:18440
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zolokasa



Sejarah Berdiri dan Berkembangnya Al-Maturidiyah 1. Di samping itu, dalam buku terjemahan oleh Abd. Rahman Dahlan dan Ahmad Qarib menjelaskan bahwa pendiri aliran maturidiyah yakni Abu Manshur al-Maturidi, kemudian namanya dijadikan sebagai nama aliran ini.

Ia dilahirkan di sebuah kota kecil di daerah Samarkan yang bernama Maturid, di wilayah Temsoxiana di Asia Tengah, daerah yang sekarang disebut Uzbekistan. Tahun kelahirannya tidak diketahui pasti, hanya diperkirakan sekitar pertengahan abad ke-3 hijriyah. Gurunya dalam bidang fiqih dan teologi yang bernama Nasyr bin Yahya Al-Balakhi, ia wafat pada tahun H. Karir pendidikan Al-Maturidi lebih dikonsentrasikan untuk menekuni bidang teologi dari pada fiqih.

Selain itu ada pula karangan-karangan yang diduga ditulis oleh Al-Maturidi yaitu Al-aqaid dan sarah fiqih. Kedua aliran ini datang untuk memenuhi kebutuhan mendesak yng menyerukan untuk menyelamatkan diri dari ekstriminasi kaum rasionalis, dimana yang berada di paling depan.

Menurut ulama-ulama Hanafiah, hasil pemikiran al-Maturidi dalam bidang aqidah sama besar dengan pendapat-pendapat imam Abu Hanifah. Latar belakang fiqh ikut berpengaruh. Kebanyakan ulama-ulama Maturidiah terdiri dari orang-orang pengikut aliran fiqh Hanafiah, seperti Fahrudin al-Bazdawi, at-Taftazani, an-Nasafi, Ibnul Hammam dan lain-lain. Maka dari itu, Al-Maturidi melibatkan diri dalam pertentangan itu dengan mengajukan pemikiran sendiri.

Doktrin-doktrin Aliran Al-Maturidi a. Menurut Al-Maturidi, mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan dapat diketahui dengan akal. Kalau akal tidak mempunyai kemampuan memperoleh pengetahuan tersebut, tentunya Allah tidak akan menyuruh manusia untuk melakukannya. Dan orang yang tidak mau menggunakan akal untuk memperoleh iman dan pengetahuan mengenai Allah berarti meninggalkan kewajiban yang diperintah ayat-ayat tersebut.

Namun akal menurut Al-Maturidi, tidak mampu mengetahui kewajiban-kewajiban lainnya. Dalam kondisi demikian, wahyu diperoleh untuk dijadikan sebagai pembimbing. Al-Maturidi membagi kaitan sesuatu dengan akal pada tiga macam, yaitu: 1. Akal dengan sendirinya hanya mengetahui kebaikan sesuatu itu. Akal dengan sendirinya hanya mengetahui kebutuhan sesuatu itu 3. Akal tidak mengetahui kebaikan dan keburukan sesuatu, kecuali dengan petunjuk ajaran wahyu.

Perbuatan manusia Menurut Al-Maturidi perbuatan manusia adalah ciptaan Tuhan karena segala sesuatu dalam wujud ini adalah ciptaannya. Dalam hal ini, Al-Maturidi mempertemukan antara ikhtiar sebagai perbuatan manusia dan qudrat Tuhan sebagai pencipta perbuatan manusia.

Dengan demikian tidak ada peretentangan antara qudrat tuhan yang menciptakan perbuatan manusia dan ikhtiar yang ada pada manusia. Kemudian karena daya di ciptakan dalam diri manusia dan perbuatan yang di lakukan adalah perbuatan manusia sendiri dalam arti yang sebenarnya, maka tentu daya itu juga daya manusia.

Kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan. Menurut Al-Maturidi qudrat Tuhan tidak sewenang-wenang absolut , tetapi perbuatan dan kehendaknya itu berlangsung sesuai dengan hikmah dan keadilan yang sudah ditetapkannya sendiri.

Sifat Tuhan Dalam hal ini faham Al-Maturidi cenderung mendekati faham mutzilah. Perbedaan keduanya terletak pada pengakuan Al-Maturidi tentang adanya sifat-sifat Tuhan, sedangkan mutazilah menolak adanya sifat-sifat Tuhan. Melihat Tuhan Al-Maturidi mengatakan bahwa manusia dapat melihat Tuhan. Kalam Tuhan Al-Maturidi membedakan antara kalam yang tersusun dengan huruf dan bersuara dengan kalam nafsi sabda yang sebenarnya atau kalam abstrak. Kalam nafsi adalah sifat qadim bagi Allah, sedangkan kalam yang tersusun dari huruf dan suara adalah baharu hadist.

Kalam nafsi tidak dapat kita ketahui hakikatnya bagaimana allah bersifat dengannya bila kaifa tidak di ketahui, kecuali dengan suatu perantara. Perbuatan manusia Menurut Al-Maturidi, tidak ada sesuatu yang terdapat dalam wujud ini, kecuali semuanya atas kehendak Tuhan, dan tidak ada yang memaksa atau membatasi kehendak Tuhan kecuali karena ada hikmah dan keadilan yang ditentukan oleh kehendak-Nya sendiri.

Oleh karena itu, tuhan tidak wjib beerbuat ash-shalah wa-al ashlah yang baik dan terbaik bagi manusia. Pelaku dosa besar Al-Maturidi berpendapat bahwa orang yang berdosa besar tidak kafir dan tidak kekal di dalam neraka walaupun ia mati sebelum bertobat.

Hal ini karena tuhan sudah menjanjikan akan memberikan balasan kepada manusia sesuai dengan perbuatannya. Oleh karena itu, perbuatan dosa besar selain syirik tidaklah menjadikan seseorang kafir atau murtad i. Pengutusan Rasul Pandangan Al-Maturidi tidak jauh beda dengan pandangan mutazilah yang berpendapat bahwa pengutusan Rasul ke tengah-tengah umatnya adalah kewajiban Tuhan agar manusia dapat berbuat baik dan terbaik dalam kehidupannya.

Pengutusan rasul berfungsi sebagai sumber informasi. Tanpa mengikuti ajarannya wahyu yang di sampaikan rasul berarti mansia telah membebankan sesuatu yang berada di luar kemampuannya kepada akalnya. Kewajiban mengetahui tuhan. Akal semata-mata sanggup mengetahui tuhan. Kebaikan dan kerburukan dapat diketahui dengan akal c. Hikmah dan tujuan perbuatan tuhan 6.

Golongan-Golongan Dalam Al-Maturidi a. Dia merupakan pengikut maturidi yang penting dan penerus yang baik dalam pemikirannya. Nenek Al-Bazdawi menjadi salah satu murid maturidi. KaryaAliran Al-Maturidi a. Buku Tauhid, buku ini adalah buku sumber terbesar keyakinan dan aqidah aliran Maturidiyah. Al Maqalat, peneliti buku At Tauhid berkata bahwa naskah buku ini ada di beberapa perpustakaan Eropa.

Bahwa Tuhan itu memiliki sifat-sifat tertentu. Menurut Maturidiyah, perbuatan manusia itu semata-mata diwujudkan oleh manusia itu sendiri. Maturidiyah berpendapat bahwa Tuhan memiliki kewajiban-kewajiban tertentu. Seperti memberikan pahala kepada yang berbuat baik dan memberi siksa kepada yang berbuat jahat.

Tentang Rupa Tuhan Keduanya sama-sama sependapat bahwa ayat-ayat Al-Quran yang mengandung informasi tentang bentuk-bentuk pisik jasmani Tuhan harus ditakwil dan diberi arti majaz dan tidak diartikan secara harfiyah. Kesimpulan Dari pembahasan di atas, dapat di simpulkan : 1. Allah bebas dari segala kelemahan dan segala sesuatu penyerupaan dengan makhluk-Nya. Hanafi, Pengantar Teologi Islam, Cet. Madkour, Ibrahim , Aliran dan teori filsafat islam.

Bumi Aksara, Jakarta, Muhammad Tholhah Hasan. Hal [4] Ibid. Bandung: CV Pustaka Setia,

24C256 DATASHEET PDF

Sejarah Berdiri dan Berkembangnya Al- Maturidiyah

Latar Belakang Munculnya berbagai macam golongan aliran pemikiran dalam Islam telah memberikan warna tersendiri dalam agama Islam. Pemikiran-pemikiran ini muncul setelah wafatnya Rasulullah. Terdapat bebebrapa faktor yang menjadi penyebab munculnya berbagai golongan dengan segala pemikirannya. Di antaranya adalah faktor politik sebagaimana yang telah terjadi pertentangan antara kelompok Ali dengan para pengikut Muawiyah, sehingga muncullah golongan-golongan baru yaitu golongan Khowarij. Lalu muncullah golongan-golongan lain sebagai reaksi dari golongan satu pada golongan yang lain.

RAVENLOFT DARKLORDS PDF

ALIRAN ASY’ARIYAH DAN MATURIDIYAH

Dalam konflik keras ini ,al-Baqilani memberikan andil besar. Tragedi ini menyebabkan imam al-Haramain menyinggir ke jihaz. Biasanya mereka mengambil makna lahir dari anas Teks al-quran dan al-Hadist , mereka berhati-hati tidak menolak penakwilan sebab memang ada nas-nas tertentu yang memiliki pengertian sama yang tidak bias di ambil dari makna lahirnya, tetapi harus di takwilkan untuk mengetahui pengertian yang di maksud. Mustahil kalau Tuhan mempunyai sifat, seperti yang melihat, yang mendengar, dan sebagainya, namun tidak dengan cara seperti yang ada pada makhluk.

CARTAS DE UM SEDUTOR HILDA HILST PDF

ILMU KALAM : ALIRAN MATURIDIYAH

Aliran Maturidiyah 1. Rahman Dahlan dan Ahmad Qarib menjelaskan bahwa pendiri aliran maturidiyah yakni Abu Manshur al-Maturidi, kemudian namanya dijadikan sebagai nama aliran ini. Maka dari bererapa pengertian di atas, kami bisa memberikan simpulan bahwa aliran Maturidiyah merupakan aliran yang namanya diambil dari nama pendirinya yakni al-Maturudi. Tidak banyak diketahui mengenai riwayat hidupnya. Ia adalah pengikut Abu Hanifah dan paham-paham teologinya banyak persamaannya dengan paham-paham yang dimajukan Abu Hanifah. Sistem pemikiran teologi yang ditimbulkan Abu Mansur termasuk dalam golongan teologi ahli sunnah dan dikenal dengan al-Maturidiah. Kedua aliran ini bisa hidup dalam lingkungan yang kompleks dan membentuk satu mazhab.

DECA KOMUNIZMA KNJIGA PDF

Aliran Maturidiyah

Aliran Maturidiyah A. Riwayat hidupnya tidak banyak diketahui. Ia sebagai pengikut abu hanifah sehingga paham teologinya memiliki banyak persamaan dengan paham-paham yang dipegang Abu Hanifah. Sistem pemikiran aliran maturidiyah, termasuk golongan teologi ahli sunah. Karangan Al-Maturidiyah masih berbentuk mahtutat. Namun perbedaan dan persamaannya masih ada. Al-Maturidi dalam emikiran teologinya banyak menggunakan rasio.

Related Articles